Belajar Dari Dapur: Keseruan Fun Cooking di Sekolahalam Minangkabau
Sekolahalam Minangkabau sangat percaya bahwa setiap kegiatan sehari-hari bisa menjadi sarana pembelajaran yang bermakna, termasuk saat anak-anak berada di dapur. Melalui kegiatan Fun Cooking, SAM ingin menumbuhkan kemandirian, kreativitas, dan rasa kebersamaan siswa-siswi sambil tetap menjaga kearifan lokal yang menjadi bagian dari identitas Minangkabau.
Beberapa waktu lalu, siswa-siswi SD 6 mengikuti kegiatan Fun Cooking dengan menu Timpan Labu, Ayam Goreng Tepung, Tahu Crispy, dan Sayuran Segar. Siswa-siswi SD 6 tampak antusias menyiapkan bahan masakan yang akan diolah, mulai dari memotong labu, menyiangi sayuran, menakar tepung dan rempah, hingga memotong dan mencuci ayam. Mereka belajar bahwa memasak bukan sekedar kegiatan dapur, tapi juga tentang kerja sama, perencanaan, dan tanggung jawab. Memasak ini juga bukan sekedar bersenang-senang, namun siswa-siswi SD 6 diajarkan bagaimana etika dan tata cara menyembelih ayam.
Awal dari kegiatan ini dibuka dengan membuat Timpan Labu. Siswa-siswi SD 6 menyiapkan adonannya, mulai dari mengupas labu, merebusnya menggunakan santan, menyiapkan daun pisang, hingga membentuk adonan ke dalam daun pisang. Prosesnya memang membutuhkan kesabaran dan ketelitian, tappi disitulah nilai belajar sesungguhnya. Timpan labu ini bukan hanya makanan tradisional, nemun juga simbol kebersamaan dan ketelatenan, sama halnya dengan nilai yang ingin ditanamkan SAM ke anak-anaknya.


Setelah membuat Timpan Labu, siswa-siswi SD 6 membuat ayam goreng tepung dan tahu crispy. Sebelum memasak, anak-anak diajarkan dan melihat secara langsung bagaimana cara menyembelih ayam, yang dipandu oleh Pak Andi. Lalu mereka memasak ayam yang baru saja disembelih itu dengan cara merebusnya dengan beberapa bumbu seperti bawang, cabe, dan lainnya, kemudian membalut ayam dengan tepung, hingga menggoreng.


Begitu juga dengan tahu crispy, sembari menyiapkan ayam goreng tepung, teman yang lainnya membuat tahu crispy. Mulai dari memotong tahu, lalu diberi tepung, dan digoreng. Bagi Seklahalam Minangkabau aktivitas sederhana ini mengajarkan anak-anak tentang pentingnya koordinasi dan kehati-hatian, bahkan saat minyak panas, mereka dapat belajar mengenai keselamatan dan tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.


Yang paling menarik dari kegiatan Fun Cooking ini bukan hanya hasil akhirnya, tapi prosesnya. Siswa-siswi SD 6 belajar membagi tugas, menghargai peran teman, dan memahami bahwa memasak membutuhkan kerjasama dan kesabaran. Mereka juga belajar bahwa makanan tidak datang begitu saja, ada proses panjang dibalik setiap hidangan yang dinikmatinya.
Setelah semua masakan selesai, tibalah saat yang paling ditunggu, yaitu makan bersama! SD 6 duduk melingkar menyantap hasil masakan mereka dengan bangga. Mereka semua merasakan kebahagiaan yang tumbuh dari kebersamaan dan hasil kerja keras sendiri.
Melalui kegiatan Fun Cooking ini, Sekolahalam Minangkabau ingin menanamkan nilai hidup sederhana seperti belajar dengan tangan sendiri, menghargai makanan, dan mengenal budaya lokal. Kegiatan ini bukan hanya tentang memasak, tapi juga tentang bagaimana anak-anak belajar mengelola diri, bekerjasama, dan menikmati hasil usaha mereka dengan rasa syukur. Bagi SAM, dapur adalah kelas yang penuh kehidupan, karena disanalah anak-anak belajar tentang rasa, proses, dan makna. Nilai-nilai tersebut yang akan mereka bawa jauh melampaui masa sekolahnya.
